Lestarikan Adat dan Budaya Melalui Alunan Budaya Desa (ALBD) Pringgasela

1 min read

Pelestarian adat dan budaya dalam hidup bermasyarakat harus kita dukung dan junjung tinggi. Kewajiban bagi kita generasi penerus untuk melestarikan secara turun-temurun supaya nilai-nilai yang terkandung tetap melekat dan menjadi kebanggaan serta tidak terkikis oleh budaya-budaya baru yang banyak bermunculan seiring dari perkembangan zaman sangat dinamis dan kekinian yang diantaranya banyak berada di luar norma-norma adat.

  • Prosesi Boteng Tunggul

Upaya menjaga, memanfaatkan serta mengembangkan budaya untuk diberdayakan bagi kesejahteraan masyarakat sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang RI No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 1 ayat 22 berbunyi : “Pelestarian adalah upaya dinamis untuk mempertahankan keberadaan Cagar Budaya dan nilainya dengan cara melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkannya”. Kemudian juga pada ayat 33 : “Pemanfaatan adalah pendayagunaan Cagar Budaya untuk kepentingan sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat dengan tetap mempertahankan kelestariannya

Berbagai macam cara dilakukan oleh sekelompok Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Pemerhati Budaya, Pemerhati Pariwisata hingga Pemda di Kecamatan Pringgasela dalam melestarikan serta menjaga tradisi, adat dan budaya setempat. Salah satunya adalah melalui acara “Alunan Budaya Desa Pringgasela” yang diselenggaran sekali setahun bertempat di Desa Pringgasela dan Pringgasela Selatan. Penyelengaraan acara biasanya setiap bulan september selama sebulan penuh.

Alunan Budaya Desa yang sering disebut ALBD Pringgasela memiliki tajuk serta menyajikan konsep yang berbeda-beda setiap tahunnya, ALBD ke – V tahun 2019 lalu misalnya mengangkat tajuk tentang pementasan kain-kain tenun purba yang bertema “Boteng Tunggul“.

Boteng Tunggul adalah Festival Kain Purba yakni mengibarkan kain tenun tua yang berumur ± 850 tahun, kain tersebut diberi nama “TUNGGUL” dimana segala motif disatukan. Kain-kain tua ini dipercaya memiliki nilai spiritual dan histori pasalnya Tunggul bersejarah ini terakhir dikibarkan tahun 1979 silam, sejak pewaris dari kain ini menikah.

Kita nantikan kejutan-kejutan apalagi yang akan dihadirkan di ALBD VI tahun 2020 ini. Sampai jumpa di ALBD ke – VI…

Alunan Budaya Desa (ALBD) Pringgasela

Desa Pringgasela – Pringgasela Selatan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

referensi :

  1. https://web.facebook.com/alunanbudayadesaIV
  2. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id
2